Kamis, 12 November 2015

MetrikPSN2015_Blood Moon 27/28 September 2015_SMAN 1 WAY JEPARA

BLOOD MOON (Bulan Darah) di Lampung Timur

tanggal perekaman : 27 dan 28 September 2015

Gerhana bulan total sering disebut sebagai bulan ‘merah darah’ karena warnanya merah pekat seperti darah.
Hal tersebut terjadi lantaran cahaya matahari yang dibelokkan oleh atmosfer bumi. Lalu sampai ke bulan dan menyebabkan warna merah darah.
Bayangan bumi memiliki dua bagian. Bagian gelap tempat cahaya matahari tak dapat masuk disebut umbra dan bagian luar tempat matahari dapat masuk disebut penumbra. Bulan bergerak dari timur ke barat. Dalam bagian umbra, bulan jarang benar-benar gelap karena cahaya matahari masih dibiaskan oleh atmosfer bumi.
Gerhana bulan terjadi saat bulan melewati bayanan bumi. Biasanya, karena orbit yang miring, bulan hanya lewat di atas atau di bawah bayangan bumi.
Kejadian bulan melewati bayangan bumi, atau yang biasa dikenal dengan gerhana bulan, jarang terjadi. Gerhana hanya dapat terjadi saat bulan berdekatan dengan titik-titik dalam orbitnya saat melintasi ekliptika, jalur cahaya matahari.
Saat gerhana bulan total terjadi, pembiasan cahaya matahari membuat bulan  semerah darah. Karena itu, gerhana bulan total biasa dikenal dengan ‘blood moon’.
fase gerhana bulan dipengaruhi oleh variasi arah datangnya matahari ke bulan yang jatuh ke bumi.
Video 1 direkam ‏‎pada pukul 8:47:32 PM, video 2  direkam pada pukul ‏‎6:51:46 PM.           Didalam video ini, bulan terlihat lebih besar dan  lebih merah pada tanggal 28 September 2015.
Identitas perekam :
Nama : Arif Wicaksono
Nama Sekolah : SMAN 1 Way Jepara
No HP : 085758120309